ANDRIW

Foto Saya
Metro-Jogja-Solo-Jakarta, Indonesia
* S3 Pendidikan Bahasa - Universitas Negeri Jakarta * S2 Pendidikan Bahasa Indonesia - Universitas Sebelas Maret Surakarta. * S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia - Universitas Negeri Yogyakarta, * SMAN 2 Metro * SMP Kartikatama Metro * SDN 5 Metro Selatan
(HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG.BAGI YANG MENGUTIP HARAP MENCANTUMKAN NAMA PENULIS)

Senin, 28 Februari 2011

Model Pembelajaran dalam Menulis Puisi dengan Pembelajaran Kooperatif


1.      Model Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)
Model Pembelajaran Kooperatif adalah salah satu bentuk pembelajaran yang didasari paham konstruktivisme. Model Pembelajaran Kooperatif merupakan strategi belajar dengan kelompok kecil yang tingkat kemampuannya berbeda. Dalam menyelesaikan tugas kelompoknya, setiap anggota kelompoknya bekerja sama dan saling membantu dalam memahami materi pelajaran.
Pembelajaran Kooperatif mempunyai dasar sebagai berikut.
a.       siswa harus memiliki persepsi bahwa mereka “tenggelam bersama dan tenggelam bersama-sama”
b.      siswa harus memiliki tanggung jawab terhadap siswa lain dalam kelompoknya, selain tanggung jawab pada diri sendiri dalam mempelajari materi yang dihadapi.
c.       Siswa harus berpandangan bahwa mereka memiliki tujuan yang sama
d.      Siswa membagi tugas dan tanggung jawab
e.       Siswa diberikan satu evaluasi pada anggota yang berpengaruh terhadap evaluasi kelompok
f.       Siswa berbagi kepemimpinan sementara mereka memperoleh keterampilan bekerja sama selama belajar.
g.       Setiap siswa akan diminta mempertanggungjawabkan secara individu materi yang ditangani dalam kelompok kooperatif.
Pembelajaran Kooperatif jigsaw dikembangkan dan diujicobakan oleh Elliot Aronson (dalam Meti Istimurti, 2009: 83-90), yaitu tipe pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang secara heterogen bekerja sama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas materi pelajaran yang dipelajari dan menyampaikan materi tersebut ke anggota kelompok yang lain.
Dalam model Jigsaw, terdapat kelompok asal dan kelompok ahli. Kelompok asal, yaitu kelompok dengan anggota berdasar kemampuan, asal, dan latar belakang keluarga yang beragam. Kelompok asal adalah gabungan dari beberapa ahli. Kelompok ahli adalah anggota kelompok asal yang ditugasi untuk mempelajari dan mendalami topik tertentu dan menyelesaikan tugas untuk disampaikan pada kelompok asal.
Jigsaw didesain untuk tanggung jawab dan saling ketergantungan. Di akhir pembelajaran, siswa diberi evaluasi secara individu yang mencakup topik yang dibahas. Kunci Jigsaw adalah interdepensi setiap siswa terhadap anggota kelompok yang memberikan informasi agar dapat mengerjakan tugas dengan baik.
Media yang digunakan adalah foto-foto yang berkaitan dengan alam. Standar kompetensi yang digunakan adalah menulis kreatif puisi, dengan kompetensi dasar mengungkapkan keindahan alam dan pengalaman melalui kegiatan menulis kreatif puisi. Penilaian hasil belajar dilakukan dengan cara memberikans skor sesuai dengan indikator penilaian.
Guru memberikan penjelasan mengenai langkah mengerjakan tugas. Kegiatan selanjutnya, guru membagikan foto yang berkaitan dengan keindahan kepada siswa. Siswa diminta untuk mengamati lalu mengidentifikasi kata-kata yang berhubungan dengan foto.
Dalam aplikasinya, dapat dengan teknik inquiri, yaitu:
a.       siswa dibagi dalam kelompok antara 4-6 orang
b.      secara berkelompok, siswa diminta mengidentifikasi kata yang berhubungan dengan foto
c.       siswa yang mendapat foto dengan tema sama bergabung
siswa menyusun kata-kata dalam bentuk puisi sesuai kemampuan masing-masing

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar